50 Album Terbaik Dekade 2000an

Musik paling signifikan di tahun 2000-an sebagaimana terpilih oleh lebih dari 100 artis, kritikus, dan sosok industri

1. Radiohead - Kid A
2. The Strokes - Is This It
3. Wilco - Yankee Hotel Foxtrot
4. Jay-z - The Blueprint
5. The White Stripes - Elephant
6. Arcade Fire - Funeral
7. Eminem - The Marshall Mathers LP
8. Bob Dylan - Modern Times
9. M.I.A - Kala
10. Kanye West - The College Dropout

11. Bob Dylan - Love and Theft
12. LCD Soundsystem - Sound of Silver
13. U2 - All That You Can't Leave Behind
14. Jay-Z - The Black Album
15. Bruce Springsteen - The Rising
16. Outkast - Stankonia
17. Beck - Sea Change
18. MGMT - Oracular Spectacular
19. The White Stripes - White Blood Cells
20. Amy Winehouse - Back to Black

21. Coldplay - A Rush of Blood to the Head
22. Green Day - American Idiot
23. D'angelo - Voodoo
24. Bruce Springsteen - Magic
25. Radiohead - Amnesiac
26. Cat Power - The Greatest
27. The Flaming Lips - Yoshimi Battles the Pink Robots
28. Yeah Yeah Yeahs - Fever to Tell
29. Sigur Ros - Agaetis Byrjun
30. Radiohead - In Rainbows

31. My Morning Jacket - Z
32. Lil Wayne - Tha Carter III
33. Daft Punk - Discovery
34. OutKast - Apeakerboxxx/The Love Below
35. Pj Harvey - Stories From the City, Stories From the Sea
36. U2 - No Line on the Horizon
37. 50 Cent - Get Rich or Die Tryin'
38. Ryan Adams - Heartbreaker
39. Kings of Leon - Aha Shake Heartbreak
40. Kanye West - Late Registration

41. Arctic Monkeys - Whatever People Say I Am, That's What I'm not
42. Elliott Smith - Figure 8
43. The Killers - Hot Fuss
44. System of a Down - Toxicity
45. Kanye West - Graduation
46. Justin Timberlake - FutureSex/LoveSounds
47. Fleet Foxes - Fleet Foxes
48. TV on the Radio - Dear Science
49. Fiona Apple - Extraordinary Machine
50. Bright Eyes - I'm Wide Awake, It's Morning

Sumber : RollingStone Indonesia

Tren Topik Tolak RPM Konten Di Twitter

Kabar tentang adanya rencana Menkominfo Tifatul Sembiring untuk membatasi konten internet, membuat para pengguna jejaring mikroblog Twitter resah. Banyak pengguna Twitter (Tweep) menyertakan hashtag #tolakRPMkonten pada tweet (status Twitter) mereka, untuk mengekspresikan keberatan mereka terhadap rencana pembatasan Menkominfo, yang tertera dalam Rancangan Peraturan Menkominfo tentang Konten Multimedia (RPM Konten). Dalam rancangan peraturan, yang linknya beredar di Twitter, Menkominfo berencana melarang pendistribusian, transmisi, dan penyediaan akses terhadap konten-konten pornografi, sesuatu yang berlawanan dengan kesusilaan, perjudian, penghinaan, dan SARA.

Namun tak berhenti di situ, menurut rancangan peraturan itu, Menkominfo akan membentuk Tim Konten Multimedia yang memiliki kewenangan untuk menentukan apakah sebuah konten termasuk konten yang dilarang atau tidak. Tim ini nantinya beranggotakan maksimal 30 orang dengan komposisi 50 persen dari unsur masyarakat dan 50 persen lain dari unsur pemerintahan. Selama setahun, tim ini akan menganalisa konten-konten di internet dan memastikan konten-konten itu 'aman'.

"#tolakrpmkonten 1200 kaskusers menolak & growing," kata Andrew Darwis, salah satu pendiri situs forum terbesar di Indonesia, Kaskus, menyikapi adanya kabar rancangan peraturan Menkominfo. Lebih lanjut, Andrew mengatakan bahwa para birokrat semestinya mengerti bahwa Internet memiliki aturannya sendiri yang ia juluki sebagai aturan 'Random act of kindness'. Hal yang sama juga diutarakan oleh blogger Enda Nasution melalui Twitter. "S.O.S Internet Indonesia, tolak peraturan REPRESIF! Please RT #tolakRPMkonten!" Enda juga menganjurkan kepada para tweep untuk menyebarkan sebuah halaman Facebook untuk menolak rancangan permen itu. Karena baru, Facebooker yang bergabung dengan laman Facebook ini, relatif masih belum banyak, baru sekitar 450-an. Sementara, gerakan menentang RPM juga muncul di forum Kaskus.

Sumber : zona-terlarang.blogspot.com

Awal semester 4

iyaaak, semester 4 pun telah dimulai. gila, liburan nya cuma seminggu doang nih. yang laen padahal liburnya lama banget. libur itu juga sangat membosankan. cuma gue habiskan di rumah ..
Melongo di depan komputer..



kuliah semester 4 pun udah berjalan seminggu. dan itu langsung diberikan tugas aja sama dosen. yang presentasi lah, tugas kelompok lah. itu membuat gue shock


apa boleh buat. ya jalanin aja deh ..


yasudahlah, gak penting banget gue nulis ini, betul tidak?? kita bawa senang aja hidup ini sambil dengerin musik kesukaan kamu


Merubah Nama Recycle Bin Tanpa Software


Langsung saja, kali ini saya akan berbagi trik untuk merubah Recycle Bin yang ada di windows kita ke nama yang kita inginkan. seperti Tong Sampah, Pembuangan Akhir, Keranjang Sampah dan lain sebagainya. cara ini sangat mudah dan tanpa menggunakan software apapun. sekali lagi "Tanpa Menggunakan Software Apapun".


Langsung saja, berikut langakah demi langkahnya :
1. Buka Registry Editor ( Regedit ) dengan menekan tombol ( windows + R ) lalu tulis regedit dan enter.
2. Masuklah ke folder berikut : [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}]
3. Maka akan anda temukan file dengan nama (Default).
4. Klik kanan pada file di atas lalu modify. isi value data dengan nama recycle bin anda yang baru. misal saja "Tong Sampah".
5. Silahkan anda buka kembali Explore anda, maka akan anda temukan recycle bin yang sudah berubah nama.

Sumber : http://www.inzacky.com/

Mayoritas ≠ Kebenaran

Sore tadi saya ngobrol dengan Jerink Superman Is Dead. That guy has a beautiful mind, dia bisa jadi orang influential bukan karena tidak ada latar belakang.

Jadi ceritanya, perbincangan tadi adalah karena trend pembicaraan hari ini di Twitter tentang penolakan orang-orang melek internet akan rencana sensor pemerintah, akan konten di internet 1. Aktifis di Twitter, termasuk saya, mengirimkan tweet dengan hastag #tolakRPMkonten.

To cut long story short, saya posting ini (retweet dari rekan @qronoz):

Dan Jerink membalas:



That is so fucking true! Brutally true!

Kejadian mengapa pemerintah ingin membatasi konten rakyat di internet adalah keinginan mereka mendengar ‘mayoritas’. Lepas dari ini masalah politik atau bukan, masalahnya adalah, suara mayoritas bukan berarti suara yang benar 2.

Coba baca fenomena ini:

Menurut statistik, kebanyakan orang di dunia menggunakan browser Internet Explorer. Ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Meski kenyataan lain menyebutkan bahwa browser tua buruk rupa ini adalah browser paling tidak aman di dunia.

Beberapa minggu lalu terjadi kasus besar. Jadi, ceritanya pemerintah Cina nge-hack Gmail account seorang aktifis hak asasi manusia. Kejadian ini sempat membuat Google (pemilik layanan Gmail) bersitegang dengan pemerintah Cina, ujungnya pemerintah Amerika sempat pula bersitegang dengan pemerintah Cina. Oalah, disidik-sidik ternyata penyebabnya adalah, aktifis tadi menggunakan Internet Explorer, dan kelemahan faktor keamanan browser ini berhasil di eksploitasi oleh hacker.

Apa moral cerita diatas? Orang kebanyakan ternyata salah. Internet Explorer bukanlah internet browser yang benar. Dan ini sudah berlangsung in oh sooooo many years.

Lantas apa hubungannya semua ini dengan musik dan band saya?

Begini.

Di dunia musik, band yang tidak bisa menembus dunia mainstream (baca: mayoritas pasar) selalu dianggap remeh. Di lingkungan sosial, ini sudah berlangsung juga in sooooo many years. Sampai-sampai, kebanyakan dari kita juga percaya, bahwa musik bukan mainstream itu musik jelek. Musik bukan mainstream adalah musik yang tidak benar.

Jangan khawatir. Kita ditipu oleh fenomena mayoritas = kebenaran ini. Kalau musik kamu tidak mainstream, bukan berarti musik kamu jelek. Karena pasar, mayoritas suara orang, belum tentu benar.

Do not afraid my friends! Go with your heart and Play it loud!

  1. Informasi lebih lengkap bisa dibaca di Politikana ↩
  2. Hat tip to Jeanne! ↩
Sumber : musikator.com

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad

Kuala Lumpur - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad mengakui Indonesia bisa menjadi negara besar ke-7 di dunia tergantung pendekatan pemerintah terhadap rakyatnya.

"Itu karena Indonesia telah ditopang dengan kekayaan sumber alam, jumlah rakyat yang besar dan berpendidikan. Tinggal bagaimana pendekatan pemerintah terhadap rakyatnya," katanya di Kuala Lumpur, Kamis (11/2).

Mahatir melansir pernyataannya menanggapi pernyataan dosen Universitas Nasional Singapura Nasir Tamara bahwa Indonesia suatu saat akan menjadi negara besar ke-7 di dunia, apalagi saat ini sudah masuk negara-negara G20.

Dalam acara "Leader Talk: Sustainability of Thinking Paradigm Towards National Perception Development" yang diadakan oleh PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) di Malaysia bersama KBRI, ia mencontohkan Jepang yang tidak punya sumber daya alam tapi menjadi negara makmur karena pendekatan pemerintah terhadap rakyatnya tepat.

Menurut Mahathir, yang paling penting pemimpin harus mencintai bangsa dan negaranya. "Bukan membangun rumah besar dan kekayaan menumpuk yang sudah tentu akan menyingkirkan kepentingan rakyatnya," kata mantan pemimpin Malaysia selama 22 tahun itu.

Lain halnya dengan Nasir Tamara. Ia menilai Indonesia bisa menjadi negara besar ke-7 di dunia asalkan mempertahankan demokrasi saat ini, tidak ada kudeta atau pergantian kepemimpinan harus melalui pemilu, kebijakan publik yang tepat, dan pergaulan internasional yang bagus.

"Kami telah melakukan riset dan hasilnya Indonesia telah bangkit dan akan menjadi negara besar ke-7 asalkan tidak ada perang saudara dan kudeta. Demokrasi saat ini telah menempatkan Indonesia berada di jalur yang tepat (on the track) menuju tahap kemamkmuran dan kemajuan ekonomi, tapi perlu waktu," katanya.

(sumber ; nu.or.id)

Arti Budaya Membungkuk Di Jepang

Cara membungkukkan badan yang tepat merupakan bagian dari etika pergaulan yang penting di Jepang.

Presiden Barack Obama terlihat kikuk ketika dia berusaha menjabat tangan Kaisar Akihito sekaligus membungkukkan badan.

Sebagian media Amerika Serikat yang anti-Obama dengan gencar mengkritik dengan mengatakan sang presiden melanggar protokol atau malah terlalu menyembah.

Menurut guru besar Studi Asia di Universitas Temple di Tokyo, Jeff Kingston, di Jepang sendiri tidak ada yang tersinggung dengan tindakan Obama. Media Jepang malah memberitakan kasus ini sebagai aspek kehidupan Amerika yang sulit dipahami.

Cara membungkukkan badan kembali menjadi berita ketika perusahan otomotif Toyota meminta maaf atas penarikan mobil-mobilnya.Dalam keterangan kepada media 5 Februari lalu, presiden Toyota Akio Toyoda meminta maaf dengan membungkuk sedikit seperti halnya kalau orang Jepang bertemu tetangga secara tidak sengaja di depan rumah.

Padahal dalam dua minggu sebelumnya dia tidak tampil sama sekali pada saat perusahaannya menghadapi banyak keluhan soal rem dan pedal gas sehingga membuat saham perusahaan jatuh 20%.

Jelas bahwa cara Toyoda membungkukkan badan tidak memenuhi harapan masyarakat.

Media Jepang

Media Jepang yang biasanya sopan, secara blak-blakan mengatakan sikap Toyoda itu terlambat dan tidak memadai.

Di Jepang, semakin dalam orang membungkuk dan semakin lama dia membungkuk berarti seakan dia menunjukkan penghormatan atau penyesalan.

Dengan hanya membungkuk sedikit dan sesaat, sikap yang ditunjukkan adalah seperti seseorang yang menjadi sasaran kemarahan atasan.

Sedangkan membungkukkan bahu dan langsung pergi menunjukkan isyarat seperti anak kecil yang baru dimarahi.

Sementara sikap membungkuk berkali-kali sampai ke pinggang disertai permohonan maaf terjadi dalam keadaan ekstrim seperti montir yang merusak mobil konsumen tetapi masih meminta bayaran besar.

Tetapi secara umum membungkukkan badan di Jepang merupakan isyarat tubuh yang berulang kali dilakukan bahkan tanpa sadar dalam interaksi dengan semua orang.

Budaya Zen

Ketika tampil untuk kedua kalinya di depan media tanggal 9 Februari, Akio Toyoda membungkukkan badan lebih dalam dan lebih khidmat.

Tetapi dalam konferensi pers, raut muka Toyoda kelihatan sangat suram, padahal pertemuan itu dimaksudkan untuk meredam kritik terhadap perusahaannya. Dia tampak tidak nyaman menghadapi berbagai pertanyaan kritis terhadap kinerja mobilnya.

Toyoda menjadi pemimpin tertinggi Toyota karena kakeknya adalah pendiri perusahaan itu. Dia seorang pemalu dan tidak suka tampil di depan umum seperti misalnya CEO Apple, Steve Jobs.

Di samping itu, dia berasal dari kebudayaan Zen yang mengedepankan sikap diam dan tabah, yang lebih mementingkan tindakan daripada ucapan. Dengan sikap tenang dan serius dia ingin menunjukkan tekad untuk memulihkan kehormatan keluarganya dan mengembalikan kepercayaan konsumen.

Kemudian di akhir konferensi pers, dia membungkukkan badan dengan cara yang menunjukkan penyesalan dan ketulusan.


Sumber : rileks.com




Powered by Blogger